Seorang mahasiswi modern tanpa sengaja melintas ke akademi kuno. Menyamar sebagai pria, Wu Pengpeng masuk akademi dan menjalani hari-hari penuh tawa bersama teman-temannya, Tang Wenqi dan Qi Zhan. Bersama, mereka menentang diskriminasi garis keturunan: mendirikan sekolah swasta yang menerima murid perempuan tanpa memungut biaya — demi semua orang bisa mengenyam pendidikan. Meski rintangan silih berganti, mereka bertahan, meluluhkan hati orang-orang di sekitar, dan berhasil memadukan gagasan pendidikan modern ke dalam akademi kuno.